Banjir Buat Bekasi Lumpuh! Tenggelamkan Kendaraan & Gedung

Star
banjir

Hujan deras yang mengguyur wilayah Bekasi selama berjam-jam menyebabkan banjir besar yang melumpuhkan berbagai aktivitas. Ditambah dengan kiriman air dari wilayah hulu, genangan air mencapai ketinggian yang mengkhawatirkan, merendam kendaraan dan fasilitas umum. Beberapa wilayah bahkan mencatat ketinggian air hampir 4 meter, menjadikannya banjir terparah dalam beberapa tahun terakhir.

Delapan kecamatan di Bekasi terdampak banjir parah ini, dengan infrastruktur penting seperti rumah sakit dan pusat perbelanjaan turut terkena imbasnya. Pemadaman listrik di RSUD Bekasi mengganggu layanan medis, sementara pusat perbelanjaan Mega Bekasi mengalami kerugian besar akibat kendaraan yang terendam sepenuhnya di area parkir. Peristiwa ini disebut-sebut lebih buruk dibandingkan banjir besar yang terjadi pada tahun 2020.

Banjir Melumpuhkan Kota Bekasi

Intensitas hujan yang tinggi dan buruknya sistem drainase menjadi penyebab utama kejadian besar ini di Bekasi. Air yang datang dari hulu turut memperparah situasi, membuat beberapa titik kota berubah menjadi lautan air. Sejumlah warga terpaksa dievakuasi, sementara kendaraan yang terparkir di basement dan jalanan tidak dapat diselamatkan dari genangan.

Ketinggian Air Mencapai 4 Meter

Beberapa daerah mencatat ketinggian air yang mengkhawatirkan, bahkan hampir mencapai 4 meter. Ini menyebabkan akses jalan utama tertutup, dan kendaraan tidak dapat melintas. Para pengendara yang terjebak harus mencari tempat lebih tinggi untuk menyelamatkan diri.

RSUD Bekasi & Mega Bekasi Ikut Terendam

Dampak banjir juga melumpuhkan fasilitas kesehatan, salah satunya RSUD Bekasi yang mengalami pemadaman listrik di dua gedung utama. Hal ini menyebabkan layanan MRI terganggu, mempersulit pasien yang membutuhkan pemeriksaan.

Selain itu, pusat perbelanjaan Mega Bekasi turut terkena imbasnya. Mobil dan motor yang diparkir di area basement serta luar gedung terendam sepenuhnya. Para pemilik kendaraan hanya bisa pasrah melihat kondisi kendaraan mereka.

Lebih Parah dari Banjir 2020?

Beberapa warga menyebutkan bahwa banjir kali ini lebih parah dibandingkan yang terjadi pada tahun 2020. Faktor tingginya curah hujan serta meningkatnya aliran air dari hulu menjadi pemicu utama. Pemerintah setempat saat ini tengah berupaya mengatasi dampak banjir dengan melakukan evakuasi warga serta memulihkan infrastruktur yang terdampak.

Share this post :

Facebook
X
WhatsApp
LinkedIn

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *