Aqsa Working Group (AWG) mengungkapkan bahwa pembangunan Rumah Sakit Ibu dan Anak (RSIA) Indonesia di Gaza membutuhkan dana hingga Rp450 miliar. Rumah sakit ini bertujuan untuk memberikan layanan kesehatan bagi ibu dan anak di tengah situasi konflik yang berkepanjangan di wilayah Gaza.
Dukungan dari masyarakat Indonesia terus mengalir melalui donasi dan kampanye solidaritas. Selain itu, beberapa lembaga kemanusiaan turut berperan dalam menggalang dana untuk memastikan pembangunan RSIA ini dapat selesai tepat waktu. Rumah sakit ini diharapkan menjadi simbol kepedulian kemanusiaan bagi warga Palestina yang kesulitan mendapatkan akses medis yang layak.
Urgensi Pembangunan RSIA Indonesia di Gaza
1. Kebutuhan Mendesak untuk Fasilitas Kesehatan
Saat ini, akses layanan kesehatan di Gaza sangat terbatas, terutama bagi ibu dan anak. Banyak rumah sakit yang mengalami kekurangan obat, tenaga medis, dan fasilitas dasar akibat konflik yang berkepanjangan. RSIA Indonesia di Gaza akan menjadi solusi bagi ribuan pasien yang membutuhkan perawatan darurat.
2. Perkiraan Dana Pembangunan
AWG menyebutkan bahwa total dana yang dibutuhkan mencapai Rp450 miliar. Dana ini akan digunakan untuk:
- Pembangunan gedung rumah sakit
- Pengadaan alat medis
- Rekrutmen tenaga medis profesional
- Pengadaan obat-obatan dan fasilitas pendukung
Penggalangan dana masih terus dilakukan melalui berbagai platform donasi dan kampanye sosial.
3. Dukungan dari Masyarakat Indonesia
Masyarakat Indonesia menunjukkan kepedulian tinggi terhadap pembangunan rumah sakit ini. Beberapa cara yang dilakukan untuk mendukung proyek ini meliputi:
- Donasi melalui platform crowdfunding dan lembaga kemanusiaan
- Kampanye di media sosial untuk meningkatkan kesadaran publik
- Kerjasama dengan pemerintah dan organisasi internasional
4. Target Penyelesaian Pembangunan
Jika dana dapat terkumpul sesuai target, pembangunan RSIA Indonesia di Gaza diharapkan selesai dalam beberapa tahun ke depan. Dengan adanya rumah sakit ini, ribuan ibu dan anak di Gaza akan mendapatkan layanan kesehatan yang lebih baik dan akses yang lebih mudah.
Kesimpulan
Pembangunan RSIA Indonesia di Gaza bukan hanya tentang infrastruktur, tetapi juga bentuk nyata solidaritas kemanusiaan. Dengan dana Rp450 miliar yang masih dikumpulkan, partisipasi masyarakat Indonesia sangat penting untuk memastikan rumah sakit ini dapat segera beroperasi dan memberikan manfaat bagi warga Palestina yang membutuhkan.